Lagi asyik mancing, dua orang hilang tersapu ombak tinggi di ... - Warta 24 Maluku Utara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Lagi asyik mancing, dua orang hilang tersapu ombak tinggi di ...

Lagi asyik mancing, dua orang hilang tersapu ombak tinggi di ...

Merdeka > Peristiwa …

Lagi asyik mancing, dua orang hilang tersapu ombak tinggi di ...

Merdeka > Peristiwa Lagi asyik mancing, dua orang hilang tersapu ombak tinggi di Pantai Karangbolong Jumat, 1 Desember 2017 23:01 Reporter : Fikri Faqih Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Dua orang pemancing dilaporkan hilang akibat terseret gelombang saat mencari ikan di Pantai Karangbolong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ko ordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, ada empat orang yang sedang memancing ikan di Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kebumen.
"Berdasarkan informasi yang kami terima dari personel SAR Lawet Kebumen, saudara Ferry, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (1/12).
Dia mengungkapkan, keempat pemancing itu diketahui bernama Riki Asmari (31), Jabarudin Sadewa (25), Suparja (35), dan Junaedi (25), seluruhnya warga Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, Kebumen.
Karena asyik memancing, keempat pemancing itu tidak menyadari jika ada gelombang tinggi yang datang dan langsung menghantam mereka. Akibat kejadian tersebut, Riki Asmari dan Jabarudin Sadewa hilang terseret gelombang, sedangkan Suparja dan Junaedi selamat dari musibah itu.
"Suparja merupakan kakak kandung Riki Asmari, sedangkan Junaedi merupakan adik kandung Riki Asmari," jelas Mulwa hyono.
Lebih lanjut, dia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya segera memberangkatkan satu regu Basarnas beserta peralatan lengkap menuju lokasi kejadian untuk mencari korban.
Dia mengimbau masyarakat khususnya wisatawan dan pemancing ikan agar berhati-hati serta waspada saat berada di tepi pantai karena gelombang tinggi berpotensi terjadi akibat pengaruh siklon tropis Dahlia di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.
Sebelumnya, Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di laut selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku sejak tanggal 1 Desember, pukul 07.00 WIB, hingga 2 Desember, pukul 07.00 WIB.
Dalam hal ini, tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, dan perairan selatan Yogyakarta. Sementara tinggi gelombang 6-7 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Cilacap hingga Yogyakarta.
Berdasarkan analisis BMKG, posisi siklon tropis Dahlia di Samudra Hindia pada hari Jumat (1/12), pukul 07.00 WIB, berada di 10,1 lintang selatan dan 109,1 bujur timur atau sekitar 305 kilometer sebelah selatan-barat daya Cilacap yang bergerak ke arah timur-tenggara menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan gerak 15 knots atau 27 kilometer per jam dan kecepatan angin maksimum 45 knots atau 85 kilometer per jam. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Tewas Tenggelam
  2. Cilacap
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka .com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Cilacap

Tidak ada komentar