Penambang Pasir Sungai Lahar Gunung Kelud Perlu Waspada ...
Home / Peristiwa / Penambang Pasir Sungai Lahar Gunung Kelud Perlu Waspada Saat…
Home / Peristiwa / Penambang Pasir Sungai Lahar Gunung Kelud Perlu Waspada Saat Musim Hujan Penambang Pasir Sungai Lahar Gunung Kelud Perlu Waspada Saat Musim Hujan Ilustrasi.(Foto : Istimewa)
JATIMTIMES, BLITAR â" Warga wilayah utara Kabupaten Blitar banyak yang bekerja sebagai penambang pasir di aliran sungai lahar Gunung Kelud diminta waspada. Sebab, saat ini curah hujan sedang tinggi-tingginya yang tak menutup kemungkinan akan terdapat banjir lahar dingin di sungai lahar yang mengancam nyawa para penambang.
Sungai lahar ini banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Nglegok, Kecamatan Garum, dan Kecamatan Gandusari. Di sana diketahui cukup banyak penambang pasir yang bisa ditemui setiap harinya.
âAda tiga kecamatan yang masuk atau dilewati sungai aliran lahar gunung Kelud, dan di sana banyak penambang pasir ketika menambang kerap ada ditengah sungai dan apabila banjir tiba tiba datang akan sangat berbahaya,â ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan.
Menurut dia, dari pengalaman sebelumnya setiap hujan mengguyur Gunung Kelud maka material gunung berupa pasir dan batu-batuan ikut turun dengan derasnya. Sudah banyak korban jiwa maupun materi di tempat itu.
Sebab ketika terseret penambang akan sulit lepas dari aliran material gunung, kalaupun selamat akan mengalami luka-luka. Bahkan truk yang berukuran saja bisa terseret.
â Selain banjir yang membawa material dari puncak Kelud juga rawan longsor bahkan sebelumnya juga sempat ada korban meninggal dunia dan evakuasi terhadap penambang pasir yang tertimbun berlangsung selama lima hari,â kata Heru Irawan.
Sebenarnya wilayah sungai aliran lahar gunung Kelud berada dibawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun BPBD Kabupaten Blitar memiliki kewajiban untuk memantau keberadaan penambang pasir dari bahaya bencana lahar dingin maupun longsor.
"Sebenarnya kewenangan berada dibawah BBWS, namun kita tetap wajib memantau dan mengingatkan penambang agar berhati-hati. ketika ada korban akibat banjir atau tanah longsor akibat guyuran hujan di puncak Gunung Kelud, kita yang beraksi menyelamatkan," jelasnya. (*)
Pewarta | : | Mardiano Prayogo |
Editor | : | Heryanto |
Publisher | : | Angga . |
Sumber | : | Blitar TIMES |
- BP2D Kota malang
- Bank Jatim Blitar
- Kodim-Blitar
- Festival Indonesia-Rusia
- Wisata Kabupaten Malang
-
Tanah Longsor di Kabupaten Blitar Ancam Rumah Warga
-
Cuaca Ekstrim, BPBD Blitar Ingatkan Potensi Bencana
-
6 Fakta Mengejutkan Soal Hujan di Kota Malang, Ada Satu yang Bikin Mata Terbelalak
-
Ini Dia 5 Pantai Pasir Hitam Tercantik di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang Lho!
-
Rekreasi ke Kampung Warna Warni, Wawali Malang Minta Wisatawan Berhati-hati
-
Berikut Empat Sekolah Tertua di Malang, Sekolahmu Termasuk Tidak?
Kota Malang tak bisa dilepaskan dari sejarah dan peninggalan masa kolonial. Begitu banyak bangunan dan peninggalan masa itu yang hingga saat ini masih berdiri kokoh. Termasuk sekolah yang sempat didirikan di masa itu. Nah berikut empat sekolah tertua di K
-
Lima Bangunan Peninggalan Belanda Ini Kini Jadi Penginapan di Malang
Kota Malang memiliki berbagai bangunan peninggalan bersejarah. Bangunan-bangunan tersebut juga bahkan masoh berdiri kokoh dan masih dimanfaatkan sebagai tempat penginapan. Bahkan, untuk mempertahankan bentuknya, bangunan-tersebut tidak banyak mengalami pe
-
Lima Jenis Burger di Kota Malang Ini Bisa Jadi Alternatif Saat Perut Kamu Lapar
Jika kamu lapar dan bosan makan nasi, burger bisa menjadi salah satu alternatif mengisi perut. Selain berbahan dasar roti, isinya yang sayur-sayuran, dagin g serta keju menjadi makanan yang cukup bergizi. Nah, berikut ini ada lima kuliner burger yang recom
-
Lima Tempat di Malang Ini Menyajikan Mie Pedas Sesuai Selera Kamu
Kuliner mie menjadi primadona masyarakat Malang beberapa waktu belakangan ini. Terlebih, jika disajikan dengan pedas, tentu akan semakin menambah kenikmatan. Nah, bagi kamu pecinta kuliner mie pedas ada baiknya coba kuliner-kuliner ini.
-
Polres Malang Kota Punya Pimpinan Baru Bergelar Polisi Tertangguh, Ini Dia Profilenya
Perwira penganti AKBP Hoirudin Hasibuan ini berasal dari Polres Metro Jakarta Pusat. Dia adalah AKBP Asfuri. Ia merupakan pernah mendapat penghargaan sebagai polisi tertangguh se Jakarta Pusat.
-
Sukses Gelar Parade Chef, Dinas Perikanan Kabupaten Malang Rancang Event Kejutan Berikutnya
Sukses menggelar Parade Chef Ikan Tuna di Pantai Ngantep, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1257, ke depan Dinas Perikanan bakal menggelar event kejutan berikutnya. Salah satunya adalah parade kuliner ikan tingkat kecamatan.
-
Begini Jadinya Jika Ikan Tuna Sukses Disulap Jadi Makanan Lezat di Panta i Ungapan
Event Parade Chef dari Dinas Perikanan Kabupaten Malang yang digeber di Pantai Ungapan memberikan kesan kepada para wisatawan. Pasalnya, wisatawan bisa gratis mencicipi beragam jenis olahan makanan berbahan dasar ikan tuna para chef handal.
-
Kelurahan Tanjungsari Siap Jadi Kampung Alpukat
Mereka tampak melubangi tanah dipinggir jalan dan membawa bibit tanaman dalam polybag. Setelah didekati rupanya yang mereka tanam adalah pohon alpukat yang ditanam berjejer di sisi kiri kanan jalan di lingkungan tersebut.
-
Polres Blitar Tangkap Dua Pengedar Pil Kirik
Lagi-lagi Satresnarkoba Kabupaten Blitar mencokok pengecer pil dobel L. Kali ini adalah Agung Widodo (27) warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar dan Wahyu Candra Kusuma (23) warga Desa Jaten Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Keduanya te
-
Dua Kloter Bantuan LPBI NU Tulungagung Meluncur ke Lokasi Bencana Pacitan
Lembaga Pena nggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Tulungagung merespons cepat Bencana Banjir di Pacitan. Dengan membuka Posko di LPC NU, LPBI menggalang aksi solidaritas berupa Sembako dan uang.
-
Pengusaha Kaos Kota Batu Gulung Tikar, Kalah Saing dengan Produk Luar Daerah
Sejak Kota Batu menjadi kota wisata memang menjadi keuntungan bagi warga setempat. Salah satunya berkembangnya bisnis kaos dengan logo ikonik Kota Batu. Hanya saja, seiring perjalanan waktu pedagang kaos asli Kota Batu gulung tikar.
-
Mr X Korban Laka Pucung Lor Akhirnya Diketahui Identitasnya
Setelah sempat menemui kendala, unit laka Polres Tulungagung akhirnya menemukan korban kecelakaan yang awalnya di ketahui sebagai Mr X.
Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
- Follow @jatimtimes
Tidak ada komentar