Seleksi Duta Pilkada 2018 Digelar - Warta 24 Maluku Utara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Seleksi Duta Pilkada 2018 Digelar

Seleksi Duta Pilkada 2018 Digelar

Seleksi Duta Pilkada 2018 (Foto Istimewa/Nusantaranews.co)NUSANTARANEWS.CO, Kudus â€" Bertempat di Lantai IV Ruang Seminar Gedung Rektorat, Sabtu (2/12/2017), digelar pemilihan seleksi Duta P…

Seleksi Duta Pilkada 2018 Digelar

Seleksi Duta Pilkada 2018 (Foto Istimewa/Nusantaranews.co)
Seleksi Duta Pilkada 2018 (Foto Istimewa/Nusantaranews.co)

NUSANTARANEWS.CO, Kudus â€" Bertempat di Lantai IV Ruang Seminar Gedung Rektorat, Sabtu (2/12/2017), digelar pemilihan seleksi Duta Pilkada untuk penyelenggaraan Pilkada Kudus 2018. Pemilihan Duta Pilkada digelar atas kerja sama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK).

Komisoner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Eni Misdayani Eni Misdayani mentakan, pemilihan Duta Pilkada ini bertujuan untuk menyiapkan Pilkada 2018 mendatang.

Atas nama KPU Kabupaten Kudus, dirinya mengapresiasi partisipasi peserta dalam s eleksi Duta Pilkada ini. ”Adik-adik adalah yang terpilih. Kenapa Saya katakan terpilih, karena yang berkenan mendaftar adalah generasi terpilih, yang berani menentukan peran apa yang bisa diambilnya dalam Pilkada 2018,” kata Eni, Sabtu (2/12/2017).

Dia mengemukakan, bahwa dalam Pemilu atau Pilkada, satu-satunya yang akan dicapai, yaitu menjadi kepentingan bersama, bukan kepentingan calon, partai politik (Parpol) dan bukan juga untuk golongan tertentu.

“Sukses Pilkada Kudus, adalah kepentingan kita sendiri,” tegasnya.

Disampaikannya, bahwa untuk seorang menjadi Duta Pilkada, tidak sekadar cantik, tampan dan berpenampilan menarik. ”Seorang Duta Pilkada harus cerdas, cerdas melihat kondisi di lapangan dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat terkait Pilkada,” tandasnya.

Sementara itu, beberapa hal yang bisa disoroti dalam Pilkada, menurutnya, yaitu golput dan penyakit politik uang. ”Politik uang adalah penyakit kronis yang jadi tanggung jawab kita bersama untuk meminimalisasi sedikit demi sedikit, hingga bersih,” ungkapnya. (*)

Editor: Romandhon

Related

Komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Kudus

Tidak ada komentar