Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan - Warta 24 Maluku Utara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan Anak punk tersebut diamankan karena meresahkan warga dengan mengamen di kawasan Jl. Pramuka, Jakarta Timur.Senin, 8 Januari 2018 16:53…

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk Diamankan

Anak punk tersebut diamankan karena meresahkan warga dengan mengamen di kawasan Jl. Pramuka, Jakarta Timur.

Bikin Resah Warga, Belasan Anak Punk DiamankanWarta Kota/Dwi RizkiBelasan anak punk asal Surabaya dan Ternate yang diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

WARTA KOTA, PALMERAH -- Belasan anak punk asal Surabaya dan Ternate diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Anak punk tersebut diamankan karena meresahkan warga dengan mengamen di kawasan Jl. Pramuka, Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Benny Martha mengemukakan, anak punk yang berjumlah 13 orang itu kerap mengamen dengan cara memaksa kepada warga di dalam angkutan umum.

Belasan anak punk asal Surabaya dan Ternate yang diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.
Belasan anak punk asal Surabaya dan Ternate yang diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. (Warta Kota/Dwi Rizki)

"Sebanyak 10 orang dari Ternate ingin menuju Jakarta. Mereka transit dulu di Surabaya. Kemudian ada 3 orang lagi bergabung dari Surabaya sehingga jumlah mereka 13 orang menuju Jakarta," ujar Benny saat dihubungi pada Senin (8/1).

Ia melanjutkan, anak-anak punk itu beralasan ke Jakarta ingin bertemu dengan temannya tetapi alamatnya tidak ketemu.

"Mereka di Jakarta sudah dua hari. Karena nggak ketemu alamat temannya, jadi untuk menutupi kebutuhan hidup kelo mpok punk ini mengamen di bebarapa kawasan," jelasnya.

Ia menambahkan, warga melaporkan mereka mengamen dengan cara memaksa. Ditambah kondisi badan mereka yang bau dan tidak pernah mandi. Anak-anak punk tersebut rata-rata berusia 13-16 tahun. Ada satu orang wanita di antara mereka. Semuanya tidak membawa identitas diri seperti kartu pelajar atau KTP.

"Mereka akan dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan pembinaan. Mereka juga akan diupayakan untuk pulang ke daerah asal," ujar Benny. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki Editor: Andy Pribadi Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Kronologi Permintaan Cerai Ahok atas Veronica di Rutan, Ahok Justru Minta Kuasa Hukumnya Te tap Kuat Sumber: Google News | Warta 24 Ternate

Tidak ada komentar