Target cetak sawah di Kodam XV/Pattimura meleset - Warta 24 Maluku Utara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Target cetak sawah di Kodam XV/Pattimura meleset

Target cetak sawah di Kodam XV/Pattimura meleset

Ambon, Maluku (ANTARA News) - Jajaran Korem 151/Binaiya dan Korem 152/Babullah di lingkungan Kodam XVI/Pattimura berhasil mencetak 1.719 Hektare sawah pada 2017 di Maluku dan Maluku…

Target cetak sawah di Kodam XV/Pattimura meleset

Ambon, Maluku (ANTARA News) - Jajaran Korem 151/Binaiya dan Korem 152/Babullah di lingkungan Kodam XVI/Pattimura berhasil mencetak 1.719 Hektare sawah pada 2017 di Maluku dan Maluku Utara.
"Target semula seluas 4.000 Hektare," kata Asisten Teritorial Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Infantri Ali Aminudin, di Ambon, Jumat.
Menurut dia, ketidakmampuan mereka mencapai target itu karena revisi-revisi di lapangan yang terjadi.
Ia merinci capaian 1.719 Hektare itu, yaitu 697 Hektare tersebar di tiga kabupaten di Maluku, yaitu Kabupaten Maluku Tengah dengan target 50 Hektare (terealisasi 100 persen), Kabupaten Seram Bagian Timur 35 Hektare (100 persen), dan Kabupaten Buru 612 hektare (100 persen).
Sedangkan di Provinsi Maluku Utara sebanyak 1.022 hektare, tersebar di tujuh kabupaten/kota yakni Kabupaten Halmahera Barat (80 Hektare/100 persen), Kabupaten Halmahera Tengah (152 Hektare/100 persen ).
Kota Tidore Kepulauan (100 Hektare/100 persen), Kabupaten Halmahera Utara (390 Hektare/100 persen), Kabupaten Pulau Morotai (200 Hektare/100 persen), Kabupayen Halmahera Selatan (60 Hektare/100 persen), Kabupaten Kepulauan Sula (40 Hektare/100 persen).
"Jadi total target di wilayah Provinsi Maluku Utara sebanyak 1.022 Hektare, realisasi 100 persen. Semuanya sudah tuntas 100 persen dan untuk penanaman padi sudah 90 persen siap," kata dia.
Disinggung kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, ia menyatakan secara umum ada vegetasi yang berat, karena rata-rata lahan sawah yang diolah tadah hujan. Apalagi banyak lahan berlumpur sehingga pengerahan operasi alat berat mengalami kendala.
Untuk tahun anggaran 2018, menurut dia, nota kesepahaman dengan Kementerian Pertanian dan TNI AD masih berlanjut, Tetapi belum diketahui targetnya berapa hektare dan masih akan dibahas dalam rapat bersama.
Ia mengungkapkan, program percetakan sawah 2016 di Provinsi M aluku dan Provinsi Maluku Utara mendapat ranking 1, terbaik secara nasional. Tahun 2017 mendapat ranking 2 nasional, ranking 1 diraih Merauke, baik dalam hal pencapaian target pencetakan maupun target penanaman padi.

Pewarta: Shariva Alaidrus
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Warta 24 Pulau Morotai

Tidak ada komentar